Senin, 07 Desember 2015

MOTIVASI & INSPIRASI : Who am I? (Mencari Jati Diri)

BUKAN AKU YANG SEBENARNYA




Anak yang tadinya tidak bisa berbohong,
Tadinya kupikir hidup dengan jujur adalah benar.
Tapi banyak orang yang berpikir bahwa itu tidak menarik.


Mereka itu kejam!
Entah sejak kapan, tak ada yang bisa kulakukan selain berbohong.

Aku disukai banyak orang.
Dimana pun aku berada, aku jadi pusat perhatian.
Karena... aku selalu tersenyum,
Menatap wajah mereka semua,
Dan membuat mereka merasa disukai.

Itu saja,
Maka semuanya berjalan lancar.
Meskipun terkadang aku merasa tidak nyaman.
Orang - orang yang berteman denganku selama ini,
Mereka hanya menyukai image palsu yang ku buat.

Kalau bersandiwara menjadi "orang baik",
Orang-orang di sekitar akan tertipu.
Bukankah menderita kalau menuruti harapan semua orang?
Bila berhadapan dengan orang dengan perasaan sungguh-sungguh,
Maka hanya akan dibodohi.

Siapa pun tidak boleh mengetahui sifat asliku!
Mereka... tidak melihat sosok asliku.
Mereka hanya melihat apa yang mereka harapkan.

Bukannya tidak ada yang bisa dipercaya di antara orang-orang ini,
Dari dulu, orang yang ku percaya...
Ah, aku tidak mau mengingat masa lalu!
Masa bodoh dengan masa lalu!

Ya, begini lebih baik.
Kalau aku terus begini, mereka juga akan menyerah, kan?
Begini lebih baik!

Teman masa kecil yang tiba-tiba muncul,
Bagi kehidupan semuku yang sempurna, itu adalah ancaman!
Walau sedikit, perasaanku menjadi gembira.
Tapi, sudah lama aku tidak berbicara dengan orang tanpa memanipulasi hati sendiri.

Bagaimanapun kalau sampai diketahui oleh orang lain, tamatlah sudah!
Kalau aku tidak menjaga jarak darinya,
Uh, tolong aku!
Aku tidak bisa menjaga jarak dengannya!

Walau mengatakan hal yang jujur,
Walau hidup dengan jujur, tapi dianggap bodoh.
Kalau berhadapan dengan orang secara jujur hanya akan membuat sakit saja.
Maka aku ingin berbohong!

Aku ingin berbohong... pada diriku sendiri.
Mana mungkin aku bisa kembali seperti dulu, kan?
Aku sudah puas dengan keadaan yang sekarang.

Tidak berbohong,
Tidak bisa bohong secara refleks seperti biasanya.
Bisa melihat mimpi yang sekarang.
Hal yang kupikir sudah "seharusnya" sedikit demi sedikit mulai berbalik.
Apa itu berarti aku sudah dapat menghadapi "saat ini"?

Sekarang pun aku berpikir,
Kalau berhadapan dengan orang dengan sosok asliku,
Aku hanya akan jadi bulan-bulanan saja.
Tapi, hari ini... menyenangkan, ya?

Gawat!
Belakangan ini aku jadi tidak pintar berpura-pura.
Sekarang juga rasanya sifat asliku seperti mau keluar.
Semua ini benar-benar jadi menyebalkan!

Apa yang dikatakannya itu bagaikan orang yang benar-benar berbeda.
Tentu saja, karena aku berbohong.
Begitu, ya?

Tentu saja semua akan berpikir begitu.
Kau bilang, masa bodoh dengan orang-orang di sekitarmu,
Dan nggak peduli kalau dibenci.
Tapi kalau dibenci, kau benar-benar merasa terluka.
Bukankah itu... kontradiksi?

Aku merasa seperti sendirian di dunia ini.
Sejak saat itu aku berbohong.
Diriku yang sebenarnya ada dimana?

Ketahuan.
Terlebih lagi ketahuan oleh orang yang paling menyusahkan.
Kalau kebohonganku ketahuan oleh seluruh orang,
Mereka akan jadi bagaimana?

Belakangan ini, aku jadi sedikit aneh.
Setidaknya, aku harus bisa senyum dengan sempurna seperti dulu.

Kalau mengetahui sifatku yang sebenarnya,
Muka seperti apa yang akan mereka perlihatkan?
Aku... bukannya tak mau menghadapi orang dengan sosokku yang sebenarnya,
Tapi karena aku takut.

Aku tidak mau tersakiti.
Aku juga tidak mau sendirian.
Baik pada orang lain maupun diri sendiri,
Entah sejak kapan... aku kehilangan tempat.

Kebohongan pertamaku itu apa, ya?
"Nggak usah pedulikan aku."
"Sudahlah, aku nggak apa-apa."
"Ini bukan apa-apa."
Walau kebohongan sekecil apapun, entah sejak kapan dadaku jadi sakit saat aku berbohong.
Benar! Itulah pertama kalinya aku berbohong pada diriku sendiri.

Semuanya jadi menyusahkan.
Aku tidak peduli lagi, semua akan kembali seperti dulu.
Aku akan sendirian lagi, lalu...

Uh, tidak bisa!
Aku tidak bisa melibatkan mereka.
Tidak, itu hanya alasanku... untuk melarikan diri.

Aku takut.
Sebenarnya aku sangat takut.
Aku nggak bisa berbuat apa-apa selain ini.

Aku kaget.
Aku berpikir bahwa aku yang pembohong ini,
Maka semua yang ku dapatkan juga merupakan kebohongan.
Tapi sebenarnya... bagaimanapun...
Aku nggak akan berbohong lagi!

Aku sudah memutuskan untuk nggak berbohong pada diri sendiri lagi.
Agar aku bisa menghadapi semuanya dengan caraku sendiri.
Perlahan-lahan juga tidak apa-apa.
Agar aku bisa memulai kembali dari sini.

Aku ingin memahami diriku sendiri.
Yang terpenting sekarang adalah...
Menghadapi mereka dengan sosok asliku.



Semoga memotivasi & menginspirasi ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar