Jumat, 29 Maret 2013

MOTIVASI : MENUJU HARAPAN, IMPIAN, & KEBAHAGIAAN




Habis sudah... semuanya sudah berakhir...
Dimanapun aku selalu tidak beruntung...
Aku merasa seseorang yang lain daripada aku! Aku tak mengerti!
Apakah diriku berharga? Tak ada yang melihat aku...
Apakah ada orang yang akan menangisi kepergianku?
Apakah aku menangis? Kenapa aku menangis? Apakah ini air mata?


Bukan kah kematian merupakan kebebasan yang mutlak?
Tak ada lagi alasan hidup... tak ada yang peduli padaku...
Tak ada tempat dimana aku bisa kembali... tak ada tempat lagi...

Ini kenyataan yang melukai perasaan...
Namun, hanya ada satu kehidupan yang bisa dibentuk...
Orang yang hidup adalah orang yang memiliki kemauan hidup...
Untuk memilih jalan hidup yang diinginkannya...
Setiap orang ingin bahagia...
Dan sekarang, sudah ku temukan... aku tak akan merasa sendirian lagi...
Perasaan yang membuatku rindu... yang membuatku bahagia...
Dialah orang yang ku cintai... sangat ku cintai...


Tatapan mataku hanya tertuju pada satu orang...
Aku ingin segera berlari menjangkau orang yang ku cintai...
Memeluknya dengan erat... dan takkan ku lepaskan lagi...
Ya... banyak hal dan kesedihan telah ku alami...
Namun, semua kenangan indah... akan terus ku simpan di dalam hati...
Juga orang yang ku cintai...

Ya! Hari yang baru telah datang...
Dimana waktu awan terbuka cahaya dari langit menyiratkan rasa percaya...
Suatu nyanyian para malaikat dari surga...
Yang memberikan cinta dan harapan kelahiran yang baru...
Dengan jiwa dan kasih sayang, disana ada impian dan harapan...

Aku tak peduli apa kata orang...
Satu hal yang ku percaya sampai kapanpun bahwa diriku punya arti...
Aku akan terus hidup tanpa harus menipu diriku sendiri...
Dengan harapan, menatap lurus masa depan...
Di dunia ini banyak hal yang ingin dikatakan, namun tak bisa diungkapkan...
Aku akan terus menyimpannya di dalam hati...

Adakah yang jiwanya terluka, tertawa tanpa henti?
Namun dengan muka lusuh dan menangis penuh kepedihan akan terasa melegakan..
Tidur di atas genting di bawah hamparan bintang dan gelapnya malam...
Sambil melihat impian yang tak pernah berakhir sampai tibanya fajar...
Yang membuat perasaanku rindu akan hari esok...

Pernahkah kamu berfikir tanpa sadar...
Memerhatikan musim yang berganti dengan semestinya?
Ada yang dibutuhkan di dalam hati manusia?
Hanya kata – kata yang ku mengerti melukaiku dan membuatku menangis...
Aku tak ingin melihat apa pun lagi yang berada di dunia ini,
Menggantung semua impian tentang hari yang cerah...
Perasaan seperti ini seperti terkurung di ruang bawah tanah...
Menelan ombak dan menerima banyak luka, namun musim masih mengalir...
Angin haluan pun menghembus dan menjadi bukti musim dinginku...
Aku kedinginan...

Siapapun yang berada disampingku... datanglah bila ku panggil...
Namun kamu dengan tatapan yang hangat mencairkan segala beku hatiku...
Tertawa dan menangis bersamamu membuatku kembali pada diriku sendiri...
Memainkan waktu dan melupakan pikirran dengan suara jernih yang tak terputus...
Berlari keluar menuju mata itu...
Melanjutkan masa depan yang abadi di dunia, dimana impian kecil pun tak terlihat...

Aku ingin tetap mempercayai sebagai diriku sendiri...
Aku ingin menghargai hari – hariku yang penuh kebebasan...
Saat ini aku memilih jalanku...
Aku tak ingin dipermainkan kebohongan...
Karena aku, tak ingin mengalihkan perhatian dari perasaan yang jujur...

Meskipun warna merah dari bunga mawar mulai layu...
Namun banyak daun – daun berguguran...
Aku ingin tetap membuatmu bahagia... memberikan segenap jiwa dan harapan...
Aku ingin bahagia denganmu di saat aku tersesat di kegelapan malam...
Ambillah aku dan bawalah aku pergi jauh, ke tempat lain dimana tidak disini...
Bawalah aku pergi ke tempat suci... tempat yang dipenuhi kebahagiaan...
Berikan aku cinta abadi yang tidak pernah berakhir... aku ingin bahagia denganmu...
Bangkitlah dari mimpimu...
Raihlah kebahagiaan yang tidak dapat terhapus oleh waktu...
Bawalah aku pergi... aku menginginkan kebahagiaan...

Aku bermimpi di suatu tempat, burung – burung bernyanyi dalam bahasa asing...
Awan yang bercahaya memberikan kehangatan...
Suara aliran air yang mengalir menenangkan jiwa...
Rimbunan hijau daun yang memberikan  kesejukan...
Suara anak – anak yang berlari bercanda di hamparan padang rumput...
Tempat suci yang dipenuhi kebahagiaan...
Tidak ada tangan maupun air mata...
Dengan menanam sepasang sayap di punggung...
Terbang ke negeri kebebasan dimana kamu tak dapat pergi sendirian...

Jadi bawalah aku... bawalah aku ke manapun kamu pergi...
Bawalah aku ke tempat dimana hanya ada aku dan kamu...
Ke tempat dimana kita bisa memberikan segenap cinta hatiku...
Yang terasa bahagia ketika melihat senyumanmu... aku ingin bahagia denganmu...

Aku menyukaimu yang sekarang daripada masa lalumu...
Kamu membungkusku seperti melindungiku berlari dengan cepat...
Jangan pergi sendirian karena aku merasa harus bebas...
Keraguan dan lainnya telah kamu buang...
Percayalah pada teman yang pertama kalinya mengertu dan pergi menemanimu...
Kamu yang menghampiri langit tinggi mengumpulkan sinar dan mencari impian...
Segalanya, percayalah pada teman...

Aku tidak tahu apa yang akan terjadi dalam hidupku sekarang maupun esok...
Seperti sayap – sayap patah... HANCUR!
Remuk aku terjatuh... sangat jauh... di dalam kegelapan...
Namun dengan sekuat tenaga kamu mengejarku...
Menggenggam tanganku begitu erat...
Dan menarikku dari kegelapan yang tidak akan pernah terlepas lagi...

Meskipun terluka melawan arus yang begitu kuat...
Kamu tetap menarikku dan menguatkan genggaman tanganmu...
Pengorbananmu terus membuat air mataku tak henti – hentinya menetes...
Membasahi cakrawala yang gelap...
Sampai datang saatnya kita tiba di negeri kebebasan kita...
Seperti jiwa – jiwa yang terlahir kembali di surga, hanya ada kita berdua...
Dengan tatapan yang lembut, kamu memandangku... lalu tersenyum padaku...
Dengan melihat senyummu... aku merasa bahagia...

Hidup hanya sekali... karena itu, hiduplah dengan bahagia...
Sebab, kehidupan ini masih sangat panjang memenuhi hidupmu... dengan cahaya...
Sudah ku temukan orang yang ku cintai...
Kita... takkan berpisah lagi? YA!
Kita akan selalu bersama... SELAMANYA...
Aku ingin bahagia...
Ayo, kita pergi... ke negeri kebebasan kita...


NB : kata motivasi itu ada di komik karya Wheyn Clef yg berjudul "Project X". dan kata2 itu merupakan kata2 tokoh Rein Hezebel pada komik Project X vol 2 :)
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar